PADANG, — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, mendorong para siswa mengenali potensi diri sejak dini sebagai bekal menentukan arah pendidikan dan mempersiapkan masa depan. Pemahaman terhadap minat dan kemampuan pribadi dinilai penting agar kompetensi yang diperoleh selama pendidikan sejalan dengan kebutuhan dunia kerja.
Hal itu disampaikan Muhidi saat membuka Pelatihan Literasi Tingkat SMA di salah satu hotel di Kota Padang, Selasa (3/11). Kegiatan tersebut diikuti hampir 100 siswa dari sejumlah SMA di Kota Padang.
Muhidi mengatakan, setiap siswa perlu memiliki gambaran mengenai kemampuan dan tujuan yang ingin dicapai. Dengan mengenali potensi diri, siswa dapat menentukan pilihan pendidikan secara lebih terarah, baik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi maupun mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Menurutnya, kesesuaian antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja perlu menjadi perhatian sejak dini. Siswa SMK, misalnya, perlu memahami keterampilan yang dibutuhkan sesuai bidang pekerjaan yang akan digeluti. Sementara siswa SMA harus mulai mempersiapkan pilihan pendidikan lanjutan dan kompetensi yang ingin dikembangkan.
"Karena itu, penting bagi setiap siswa untuk mengenali potensi diri. Jangan sampai kita memilih sesuatu tanpa mengetahui kemampuan dan minat yang dimiliki. Kenali diri sendiri agar apa yang dipelajari sejalan dengan tujuan masa depan," ujar Muhidi.
Selain mengenali potensi diri, Muhidi juga menekankan pentingnya membangun budaya literasi di kalangan pelajar. Menurutnya, kebiasaan membaca merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, dan membentuk pola pikir generasi muda.
Ia mengajak para siswa membiasakan membaca buku minimal 15 menit setiap hari. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat tumbuh menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari sehingga memberikan dampak positif terhadap pengembangan kualitas diri.
"Ingin sukses, tumbuhkan minat baca. Paksakan diri membaca minimal 15 menit setiap hari, terutama buku-buku yang bisa menambah ilmu dan wawasan. Jadikan membaca sebagai kebiasaan," pesannya.
Muhidi menegaskan, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, siswa diharapkan terus meningkatkan kemampuan, menghargai guru, serta tidak berhenti menuntut ilmu.
Ia berharap melalui penguatan literasi dan pengenalan potensi diri sejak dini, para pelajar Sumbar dapat tumbuh menjadi generasi yang berpengetahuan, memiliki kompetensi, serta mampu bersaing di dunia pendidikan maupun dunia kerja.