Supardi ajak orangtua rangkul anak secara berkelanjutan

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat mengajak orangtua di daerah itu dapat merangkul anak mereka secara konsisten karena dasarnya anak akan mencari jalan sendiri untuk mendapatkan perhatian dari orang lain.

Ketua DPRD Sumbar Supardi saat penyuluhan keliling yang diadakan Dinas Sosial Sumbar mengatakan kejahatan tidak akan pernah berkurang jika orang tua masih belum bisa mendekati dan merangkul anak-anaknya.

Politisi Gerindra ini menceritakan pengalamannya masa sebelum menjadi anggota DPRD Sumbar, saat itu dirinya  pernah melakukan pendekatan pada remaja yang mangkal di Pasar Payakumbuh, dengan melakukan pendekatan dan menanya keinginan mereka.

 

Pada waktu itu, remaja yang selama ini nongkrong dan melakukan tindak kriminal di lokasi pasar meminta agar mereka bisa dibelikan alat musik untuk ngamen dan menyalurkan hobi mendaki dan dirinya mengabulkan hal itu.

"Ketika mereka mendapatkan alat musik, dari pagi sudah melakukan aktifitas mengamen sehingga malam sudah letih, dan akhirnya tertidur. Hal ini membuat mereka tidak ada keinginan untuk melakukan pencurian dan sebagainya," kata dia.

Supardi  menilai persoalan ini intinya, dekati anak-anak kita, tanyakan apa yang mereka inginkan, selagi positif mari dukung sehingga mereka merasa diperhatikan dengan demikian anak-anak akan menjalankan aktifitas positif, dan menghilangkan hal negatif.

Dirinya juga tidak merasa malu merangkul anak-anak punk, dan bertanya apa keinginan mereka, dengan kompensasi bersih-bersih tubuh mereka, agar rapi dan tidak berbau.

"Saya yakin, dengan pendekatan pada anak-anak, dan melakukan pendekatan, semua akan berjalan baik, jangan pernah mengabaikan mereka, karena mereka akan cari perhatian dengan melakukan kenakalan atau kejahatan," tutup Supardi. 

Acara penyuluhan juga menghadirkan pembicara AKP Yuneldi Chair Kasat Binmas Polres Payakumbuh, Kepala Dinsos Kota Payakumbuh dan Beni perangkat RW setempat dan diikuti ratusan peserta dari nagari tersebut penyuluhan ini membahas tentang penekanan kenakalan remaja, dan solusi untuk mengantisipasinya.(PUB/02)