Irsyad Safar Serap Aspirasi Warga Payakumbuh, dari Pelatihan Guru Mengaji hingga Stabilitas Harga Sembako

Payakumbuh - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Safar, melaksanakan kegiatan reses dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Kantor DPD PKS, Jalan Jenderal Sudirman No. 46, Balai Baru, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.

Reses tersebut dihadiri Anggota DPRD Kota Payakumbuh Jen Zuldi, Ketua DPD PKS Payakumbuh Mustafa, S.IP., jajaran pengurus DPD PKS, ninik mamak, bundo kanduang, pemuda dan pemudi, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai penting untuk mendapat perhatian pemerintah maupun legislatif. Aspirasi tersebut antara lain permohonan pelatihan bagi guru mengaji serta pelatihan manajemen masjid.

Masyarakat menilai peningkatan kapasitas guru mengaji dan pengurus masjid diperlukan agar kegiatan pendidikan keagamaan serta pengelolaan masjid dapat berjalan lebih baik dan profesional.

Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan dukungan bantuan operasional sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan operasional lembaga pendidikan, terutama dalam menunjang proses belajar mengajar.

Aspirasi lainnya berkaitan dengan pembangunan dan peningkatan infrastruktur, khususnya Jalan Usaha Tani (JUT). Masyarakat berharap pembangunan JUT mendapat perhatian karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, terutama bagi petani.

Persoalan harga kebutuhan pokok juga menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap pemerintah dapat mengambil kebijakan yang mampu menjaga kestabilan harga sembako, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan sehari-hari dapat dipenuhi dengan harga yang terjangkau.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Irsyad Safar menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan masyarakat.

"Berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui kewenangan dan fungsi kami selaku anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, sesuai dengan skala prioritas serta kemampuan anggaran pemerintah daerah," kata Irsyad.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan reses tersebut. Menurutnya, masukan dari ninik mamak, bundo kanduang, pemuda, tokoh masyarakat dan warga menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Irsyad berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin, sehingga persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan dapat disampaikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.