DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah selesai melakukan pembahasan intensif terkait laporan penyelenggaraan pemerintahan Tahun 2025. Hasil dari pembahasan tersebut, DPRD menilai penyelenggaraan pemerintahan selama Tahun 2025 cenderung masih baik.
"Tahun 2025 kita dihadapkan sejumlah keadaan yang memberatkan. Namun penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap berjalan dengan baik," ujar Ketua DPRD Sumbar, Muhidi (28/4) saat rapat paripurna di DPRD Sumbar.
Muhidi mengatakan, kondisi yang memberatkan pada 2025 ini diantaranya merupakan dampak dari kebijakan efisiensi anggaran melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2020 dan terjadinya bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Sumbar.
Muhidi menambahkan, penyelenggaraan pemerintah dinilai berjalan dengan baik dilihat dari capaian target kinerja program dan kegiatan pada semua organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu juga dilihat dari target makro ekonomi daerah yang berhasil dicapai. Bahkan pada sejumlah aspek capaian berada diatas target yang ditetapkan.
"DPRD sebagai mitra strategis memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Daerah dan OPD-OPD dilingkup Pemerintah Daerah yang telah melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dalam penyelenggaaraan pemerintahan daerah, baik dalam penyelenggaran urusan yang menjadi kewenangan, pelaksanaan tugas pembantuan dan penugasan serta tindak lanjut terhadap pelaksanaan rekomendasi DPRD tahun sebelumnya," kata Muhidi.
Namun demikian, DPRD juga melihat masih terdapat beberapa kelemahan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang perlu menjadi perhatian dan perbaikan ke depan.
Beberapa kelemahan tersebut diantaranya terkait tata kelola keuangan daerah yang belum visibel, dimana target pendapatan tidak tercapai dan cukup banyak kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan.
Hal ini juga terjadi pada pelaksanaan program dan kegiatan pada beberapa urusan, diantaranya urusan pendidikan, pekerjaan umum, ESDM, pertanian, pariwisata serta beberapa urusan lainnya.
Untuk itu DPRD mendorong dilakukan perbaikan dan penyempurnaan adar kinerja pemerintahan terus membaik dari tahun ke tahun.
Pada momen rapat paripurna yang sama Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy mengatakan
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy mengatakan ia menyadari sepenuhnya bahwa dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pada Tahun Anggaran 2025 masih terdapat berbagai hal yang memerlukan penyempurnaan.
"Berbagai tantangan yang dihadapi tentu menjadi bahan pembelajaran yang berharga
bagi kita bersama," katanya.
Vasko berharap, pada Tahun 2026 terjalin kerja sama yang semakin erat, harmonis, dan berkesinambungan antara pemerintah
daerah dengan DPRD, instansi vertikal, BUMN dan BUMD, akademisi, dunia usaha, serta seluruh lapisan masyarakat. Sehingga berbagai permasalahan dapat diupayakan penyelesaiannya dengan lebih baik. (*)