Payakumbuh - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Safar, melaksanakan kegiatan reses di Rumah Makan Ikan Bakar Diponegoro, Jl. Diponegoro, Lingkar Luar, samping SPBU Parik, Kota Payakumbuh, pada Minggu pagi (30/11/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Payakumbuh, Mustafa, S.IP, beserta jajaran pengurus dan masyarakat dari berbagai kalangan.
Suasana reses berlangsung hangat dan dialogis, ditandai dengan banyaknya aspirasi yang disampaikan masyarakat.
Dorongan Peningkatan Budaya Literasi
Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan keluhan terkait rendahnya fasilitas pendukung literasi di Kota Payakumbuh.
Mereka menilai bahwa masih terjadi kesenjangan akses terhadap bahan bacaan yang memadai, perpustakaan yang belum optimal, serta minimnya program pendampingan literasi di sekolah maupun lingkungan masyarakat.
Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Irsyad Safar dapat memberikan perhatian lebih, di antaranya melalui:
• Penyediaan buku-buku bacaan edukatif,
• Peningkatan fasilitas rumah baca,
• Penyelenggaraan program literasi yang berkelanjutan bagi pelajar dan masyarakat umum.
Forum Ayah Butuh Penguatan Program
Aspirasi juga datang dari Forum Ayah, organisasi masyarakat yang telah terbentuk hingga tingkat kelurahan dan kecamatan.
Hingga saat ini forum tersebut belum dapat menjalankan program secara optimal akibat keterbatasan fasilitas, kurangnya pendampingan, serta minimnya dukungan kegiatan.
Melalui momentum reses, masyarakat meminta adanya:
• Fasilitasi dari Pemprov Sumbar,
• Dukungan regulasi dan pembinaan keluarga,
• Bantuan anggaran untuk kegiatan forum tersebut.
Anak Muda Butuh Ruang Kreatif dan Pelatihan Terstruktur
Sebagai kota dengan karakter perkotaan yang dinamis, Payakumbuh memiliki komunitas anak muda yang aktif dalam seni, musik, dunia kreatif, hingga wirausaha.
Namun masyarakat menilai hingga kini belum tersedia program pelatihan, pemetaan kompetensi, maupun bimbingan teknis (bimtek) yang terstruktur bagi generasi muda.
Mereka berharap pemerintah dapat menyediakan:
• Pelatihan seni dan kreativitas,
• Program peningkatan kapasitas pemuda dalam ekonomi kreatif,
• Ruang ekspresi dan wadah pengembangan minat bakat.
Komitmen Irsyad Safar
Menanggapi beragam aspirasi tersebut, Irsyad Safar menyampaikan bahwa seluruh masukan akan menjadi bagian penting dalam perumusan kebijakan dan penganggaran di tingkat provinsi.
Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong pemerintah daerah meningkatkan fasilitas literasi, penguatan keluarga, dan pengembangan kreativitas anak muda sebagai investasi sosial jangka panjang.
"Semua masukan dan aspirasi masyarakat hari ini kita tampung dan akan kita perjuangkan, kita berharap masyarakat bersabar selama proses realisasinya," kata Irsyad Safar.(*)