Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman mengunjungi Masjid M. Nur, Andalas, Kota Padang, Sabtu malam (8/3) dalam ramgka.kegiatan safari ramadhan.
Saat pertemuan dengan jamaah masjid tersebut Evi Yandri mengajak seluruh masyarakat membantu mengentaskan persoalan tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku LGBT. Menurutnya dari dalam rumah lah, penyakit masyarakat tersebut bisa diantisipasi untuk tidak dilakukan para anggota keluarga.
"Berdasarkan data, tahun 2020 ada sekitar 20 kelompok tawuran di Kota Padang. Sedangkan, data terakhir menunjukkan jumlahnya telah menjadi 80 kelompok tawuran," ungkap Evi Yandri.
Ia mengatakan, gerakan 'Zero Tawuran dan Balap Liar' telah diluncurkan di Sumbar yang diinisiasi oleh Kapolda Sumbar. Namun demikian, potensi kecenderungan remaja melakukan tawuran tetap penting menjadi perhatian keluarga dan masyarakat.
Evi Yandri juga menyorot perihal penyalahgunaan narkoba dan LGBT di tengah masyarakat. Bahkan, dikatakan, Sumbar tertinggi di Indonesia dalam hal tingkat persentase rasio perbandingan antara pelaku penyalahgunaan narkoba dengan jumlah penduduknya, yaitu sekitar lebih dari 2 persen pelaku penyalahgunaan narkoba dari jumlah total penduduk Sumbar.
"Keluarga harus mewaspadai anak mereka, baik dalam hal tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun LGBT. Keluarga harus peduli," katanya.
Sementara, pengurus masjid M. Nur, Khairul Fahmi mengatakan setiap tahun masjid tersebut selalu menyalurkan santunan untuk fakir miskin dan anak yatim. Total ada 20 anak yatim dan 90 fakir miskin.
Ia juga saat ini masjid tersebut memberikan atap yang sudah banyak bocor. Menjawab harapan tersebut, Evi Yandri menyampaikan, DPRD Sumbar telah menyiapkan dana hibah sebesar Rp50 juta untuk Masjid M. Nur. Dana tersebut bisa digunakan untuk perbaikan dan peruntukan lain yang bermanfaat untuk masjid tersebut. Selain itu, Evi Yandri juga memberikan bantuan 10 eksemplar Al-Qur'an