Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat mengucapkan selamat menjalankan tugas pada gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025-2030.
"Semoga gubernur dan wakil gubernur diberikan kesehatan, kekuatan dan penuh amanah melaksanakan tugas memimpin serta membawa Sumbar menjadi lebih baik, lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera," ujar Ketua DPRD Sumbar, Muhidi saat memimpin rapat paripurna DPRD, Senin (3/3). Agenda rapat paripurna tersebut mendengarkan pidato gubernur terpilih.
Muhidi mengatakan, sesuai dengan surat edaran menteri dalam negeri Nomor 100.2.4.3/4378/SJ tertanggal 6 September 2024, dinyatakan bahwa gubernur, bupati dan walikota yang sudah dilantik menyampaikan Pidato sambutan sebagai pada sidang paripurna DPRD masing-masing daerah.
Dalam pidato sambutan itu, gubernur menyampaikan visi, misi dan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa jabatannya, yakni Tahun 2025-2030.
"DPRD sebagai mitra kerja dan sekaligus representasi masyarakat dan semua stakehorder terkait, tentu harus pula mengetahui seperti apa nantinya visi, misi dan program kerja yang akan dilaksanakan gubernur dan wakil gubernur Sumbar untuk lima tahun yang akan datang," katanya.
Ia menambahkan, masa jabatan periode tahun 2025-2030 merupakan periode pertama dari pelaksanaan RPJPD Sumba Tahun 2025-2045 dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045. Mengingat hal tersebut, maka tantangan dan beban tugas gubernur dan wakil gubernur untuk membawa kemajuan Sumbar bergerak menuju Indonesia Emas sangatlah berat.
Target-target pembangunan daerah yang ditetapkan secara imperatif dan semakin berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah merupakan tantangan yang tidak mudah bagi kepala daerah dalam memimpin untuk lima tahun ke depan.
"Dibutuhkan kerja keras, inovasi, kreativitas dan kalaboratif kepala daerah untuk bisa menjadi daerah yang tumbuh mandiri serta mampu membiayai setiap program dan kegiatan dari pendapatan daerahnya sendiri," tutur Muhidi
Ia mengatakan, untuk mencapai visi, misi, sasaran dan program kerja yang akan dilaksanakan gubernur dan wakil gubernur untuk lima tahun ke depan maka butuh dukungan, kerjasama dan kolaborasi dari semua pemangku kepentingan, stakeholder dan masyarakat Sumbar.
"Untuk itu, pada kesempatan ini kami dari DPRD Sumbar mengajak kita semua untuk memberikan perhatian, dukungan, bantuan, kerjasama dan saling berkolaborasi serta bersinergi dengan gubernur dan wakil gubernur untuk membangun Sumbar yang lebih baik, sesuai dengan tugas, fungsi, kewenangan dan kemampuan potensi kita masing-masing," katanya lagi.
DPRD juga mengingatkan gubernur untuk segera menyusun dan menyampaikan kepada DPRD, ranperda tentang RPJMD Sumbar Tahun 2025-2030 yang akan menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansarullah saat rapat paripurna tersebut membacakan pidato sambutan dengan tema 'Mewujdukan Sumbar Madani yang maju dan berkeadilan 2025-2030'. Pidato tersebut juga diserahkan pada seluruh anggota dewan secara tertulis dengan total 54 halaman.
Pada pidato itu disampaikan tentang visi dan misi. Visi gubernur dan wakil gubernur yakni 'Sumbar Madani Yang Unggul dan berkeadilan'.
"Untuk mencapai visi tersebut ada lima misi yang akan dilaksanakan," ujar Mahyeldi.
Misi pertama, pendidikan yang
merata dan Kesehatan yang berkualitas
dengan taglinenya : “Gerak Cepat Sumbar Unggul”.
Misi kedua, Sumbar Lumbung Pangan
Nasional dan Ekonomi Hijau dengan
tagline : “Gerak Cepat Sumbar Sejahtera”.
Misi ketiga, Wujudkan Kemajuan
Nagari dan Desa dengan taglinenya :
“Gerak Cepat Sumbar Berdaya.
Misi keempat, Sumbar Pusat Perdagangan Wilayah Barat Indonesia dengan tagline : “Gerak Cepat
Sumbar Maju”.
Misi kelima, Infrastruktur Berkeadilan
Dan Tangguh Bencana dengan
taglinenya: “Gerak Cepat Sumbar Kuat”.
Seluruhnya kelima misi tersebut, kata Mahyeldi, telah diselaraskan dengan
Asta Cita ke Presiden yang termuat dalam RPJMN Tahun 2025 – 2029.
"Untuk menghadapi tantangan dan mewujudkan visi, misi dan menjalankan program unggulankami sangat mengharapkan Sinergi dan
kolaborasi antara kita semua, forkopimda, DPRD, Instansi Pemerintah pusat yang ada di daerah, seluruh Unsur Pemerintah Sumbar, perguruan tinggi serta pemerintah kabupaten/kota di Sumbar. (*)