Reses Nurkhalis : Masih Banyak Petani Sulit Mendapatkan Pupuk Subsidi

PADANG,- Masa sidang kedua Tahun 2020, Sekretaris Komisi II DPRD Sumbar, Nurkhalis Dt Bijo Dirajo turun ke daerah pemilihannya di Kota Payakumbuh-Limapuluh Kota untuk menjemput aspirasi masyarakat. 

 
Nurkhalis mengatakan, saat pertemuan dengan konstituen, salah satu hal yang sangat dikeluhkan adalah, sulitnya kelompok tani dalam mendapatkan pupuk subsidi dan mahalnya bibit. 
 
"Umumnya kelompok tani mengeluhkan masalah pupuk, selain langka, harganya mahal. Begitupun bibit, harganya sulit dijangkau oleh petani, sementara di masa pandemi ini hasil pertanian susah, tidak selancar biasanya," ujar Sekretaris Komisi yang membidangi perekonomian ini, saat dihubungi, Rabu (1/7).
 
Politisi Gerindra ini menambahkan, pupuk untuk kelompok tani ini, bersumber dari pupuk subsidi yang disediakan pemerintah. Setahun sebelum didistribusikan, petani telah mengajukan berapa kebutuhan mereka melalui dinas terkait. Meski telah diajukan sesuai kebutuhan, saat penyalurannya petani masih saja sulit mendapatkan pupuk subsidi sesuai yang dibutuhkan.
 
"Yang disampaikan petani, persoalan ini terjadi tiap tahun. Pupuk subsidi tersebut tidak sampai ke mereka sesuai kebutuhan, bantuan yang mereka terima umumnya hanya setengah dari yang diajukan," katanya. 
 
Di lain sisi, sambung Nurkhalis, saat rapat kerja Komisi II DPRD Sumbar dengan Biro Perekonomian dan Dinas Pertanian, OPD terkait menyampaikan kalau pupuk subsidi telah didistribusikan sesuai yang diajukan kelompok tani. 
 
"Tidak sesuai antara apa yang disampaikan OPD terkait dengan fakta di lapangan, dinas  mengatakan pupuk telah disalurkan sesuai banyaknya usulan, sementara di bawah petani masih menjerit. Kami di DPRD minta permasalahan ini diusut tuntas, OPD terkait harus menelusuri, jangan sampai ada mafia-mafia pupuk yang menyulitkan petani," tukasnya.
 

Terkait ini, reses Nurkhalis dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat telah terlaksana selama dua hari, yakni pada Senin 29 Juni, dan 1 Juli kemarin. Kegiatan berlangsung di dua tempat, di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kecamatan Payakumbuh, di Kota Payakumbuh. Selain menyerap aspirasi kelompok tani, Nurkhalis juga menyalurkan bantuan bibit kurma untuk salah satu Masjid yang terletak di Nagari Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau. (03)