Komisi IV DPRD Bengkulu Pelajari Penerapan Perda Pustaka dan Arsip di Sumatera Barat

Rombongan Komisi IV DPRD Bengkulu, pelajari penerapan Perda tentang Perpustakaan dan Arsip di DPRD Sumatera Barat. Diketahui, Komisi IV DPRD Bengkulu juga tengah peraturan daerah sejenis.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bengkulu, Septi Yuslina mengakui, daerahnya sediikit alami keterlambatan dalam pembuatan peraturan daerah tentang Pustaka dan Arsip, maka Sumbar salah satu daerah yang sudah memilikinya, perlu dikunjungi untuk bisa mendapatkan berbagai masukan.

"Kita memang perlu banyak mencari masukan tentang Ranperda Pustaka dan Arsip, untuk masukan yang akan dibawa dalam pembahasan nantinya di Bengkulu," papar Yuslina saat dialog dengan Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis di Padang, Jumat.

Rombongan DPRD Bengkulu yang gelar studi tiru ke Sumatera Barat ini berjumlah 9 orang. Pada kesempatan tersebut, banyak hal menyangkut Pustaka dan Arsip yang didiskusikan termasuk penerapannya di Sumatera Barat, khususnya internal DPRD Sumbar

Hal senada disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Bengkulu, Badrun, dimana kunjungan ke Sumbar memang sangat dirasakan manfaatnya, karena banyak masukan yang bisa dibawa.

"Kunjungan ini memang amat bermanfaat, karena banyak bisa kita bawa kembali ke daerah kami," tutur Badrun.

Pimpinan rombongan juga berterimakasih pada Sekwan Sumbar dan jajaran, yang sudah menerima dengan rasa kekeluargaan dan keakraban, dari sejak datang sampai meninggalkan gedung tempat 65 orang wakil rakyat Sumbar berkantor tersebut.

Sekaitan dengan kunjungan DPRD Bengkulu, Raflis mengatakan, selalu siap memberikan berbagai informasi serta masukan pada setiap tamu yang berkunjung ke DPRD Sumbar.

"Kita akan selalu siap memberikan berbagai informasi pada semua tamu yang berkunjung, karena shearing informasi itu penting, dan bisa menjadikan silaturahmi semakin kuat," papar Raflis.

Ia menegaskan, setiap ada kunjungan dari DPRD daerah lain, atau lembaga lain, sekretariat akan selalu siap menerima dan memberikan pelayanan, karena itu bagian dari kewajiban bersama.

'Kita selalu siap untuk menerima dan melayani semua tamu, karena kita bagian dari pelayanan untuk kepentingan masyarakat banyak," tegas Raflis yang didampingi Kasubag Humas, Dokumentasi dan Protokoker, Dahrul Idris.