Jatuh ke Jurang Saat Kunker ke Dapil, Anggota DPRD Sumbar Rinaldi Meninggal

Kamis, 25 November 2021 | 22:26:31 WIB   26

AGAM- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Rinaldi Datuak Rajo Mangkuto meninggal karena mengalami kecelakaan saat kunjungan lapangan di daerah pemilihannya, Kabupaten Agam, Kamis (25/11/2021). Anggota Fraksi PKS DPRD Sumbar itu meninggal setelah jatuh saat mengendarai sepeda motor ketika dalam kunjungan kerja merancang jalan tembus bersama SKPD terkait untuk membuka akses keterisoliran di Jorong Koto Ilia Nagari Nagari Duo Koto Kecamatan Tanjung Raya, Agam. Rinaldi jatuh ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 15 meter. Meskipun sempat dilarikan ke Puskesmas Pasar Ahad, Tanjung Raya namun nyawa politisi asal Maninjau itu tidak tertolong karena luka-luka yang dialaminya. Kepergian kader PKS tersebut menghadap Ilahi membuat banyak orang tersentak tak percaya. Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar serta Bupati Agam Andri Warman langsung menuju rumah duka. Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar mengatakan, Rinaldi merupakan seorang tokoh muda serta kader yang gigih dan ikhlas berjuang untuk masyarakat. \"Almarhum adalah salah seorang putra terbaik Kabupaten Agam, juga merupakan kader terbaik yang selalu mengabdikan diri tanpa pernah mengeluh, bahkan tak pernah lelah untuk kepentingan masyarakat,\" kata Irsyad. Sebagai seorang tokoh muda yang sudah menyandang gelar penghulu, Rinaldi juga merupakan sosok yang santun dan patut ditiru. Gubernur Sumbar Mahyeldi mengungkap bahwa Rinaldi merupakan seorang wakil rakyat yang sangat gigih memperjuangkan kepentingan masyarakat terutama di daerah pemilihannya. Kepergian Rinaldi menyisakan duka mendalam. \"Sumbar kehilangan salah seorang putra terbaiknya. Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas kepergian almarhum,\" ujar Mahyeldi. Rinaldi dimakamkan di pemakaman keluarga di Tanjung Raya. Jenazah almarhum dilepas ke tempat peristirahatan terakhir dari Masjid Jami Asy Syuhada Koto Baru Nagari Duo Koto Maninjau. (01)