Monev Komisi I DPRD Sumbar, Nagari Koto Bangun Raup PAN Ratusan Juta Per Tahun

Minggu, 17 Januari 2021 | 18:05:14 WIB   62

PADANG,- Komisi I DPRD Sumbar, melakukan monitoring evaluasi (monev) Ke Nagari Koto Bangun Kecamatan Kapur IX Kabupaten Limapuluh Kota. Pada kunjungan tersebut terungkap nagari yang berpenduduk , 3.848 jiwa ini, berhasil meraup pendapatan asli nagari mencapai ratusan juta rupiah.

Anggota Komisi I DPRD Sumbar Muzli M Nur mengatakan, dalam membangun suatu daerah butuh koordinasi dengan pemerintah provinsi agar lebih optimal, perangkat nagari harus melakukan komunikasi intens perihal kebutuhan daerah.

“Jangan bosan-bosan mengingatkan Pemprov dan DPRD agar aspirasi masyarakat dapat direalisasikan," kata Muzli M. Nur, sembari membantu salah satu masjid di Koto Bangun sebesar Rp20 juta.

Dia menambahkan , pemerintah provinsi telah memiliki aturan agar pemerintah nagari bisa langsung mendapatkan bantuan dari aliran anggaran pendapatan daerah. Jika dikelola bersamaan dengan dana desa, setiap program akan berdampak positif terhadap nagari.

Wali Nagari Koto Bangun Yusharlis Datuk Sutan Pangulu mengatakan, dari setiap proses penimbangan gambir, termasuk daun gambir, dikenakan retribusi untuk nagari. Dasar hukumnya adalah Peraturan Nagari (Perna), yang dananya menjadi PAN.

"Alhamdulillah, dana PAN kita bisa mencapai rata-rata Rp300 juta setahun. Namun karena pandemi, tahun 2020 pendapatan asli nagari hanya Rp 70 juta," kata Yusharlis, di hadapan Tim Komisi I DPRD Sumbar, Jum'at (15/1)

Dari seluruh nagari di Sumbar, Koto Bangun memang juara dalam pendapatan asli nagari. Banyak nagari hanya mampu meraih PAN maksimal Rp5 hingga Rp10 juta, bahkan ada nagari yang belum bisa membukukan PAN sama sekali.

Kunjungan Tim Komisi I DPRD Sumbar bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) ke Koto Bangun, dalam melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Dana Desa, termasuk upaya penanganan Covid-19 berbasis nagari.

Dalam kesempatan bertemu wakil rakyat ini, Wali Nagari Yusarlis Datuk Sutan Panghulu menyampai kan aspirasi pembaikan jalan provinsi, penyelesaian jalan tembus Limapuluh Kota-Pasaman, stabilisasi harga gambir, bantuan terhadap lembaga adat LKAAM, dan permohonan bantuan infrastruktur untuk objek wisata air terjun Lubuk Batang dan permandian alami Patamuan.

"Kami sangat berharap adanya dana pokok pikiran Anggota DPRD Sumbar direalisasikan dalam bentuk infrastruktur di Nagari Koto Bangun," kata Yusarlis yang didampingi oleh Kadis PMN Limapuluh Kota Drs. A. Zuhdi Perama, M.Si.

 Tim Komisi I DPRD Sumbar yang berkunjung ke Nagari Koto Bangun, Kec. Kapur IX adalah Ketua Komisi Syamsul Bahri (PDIP), Wakil Ketua Komisi Evi Yandri Rajo Budiman (Gerindra), Sekretaris Komisi HM. Nurnas (Demokrat), Zarfi Deson (Golkar), Bakri Bakar (Nasdem), Muzli M. Nur (PAN), Muhammad Ridwan (PKS), Jempol (Gerindra) dan Rio (Staf Komisi 1).

Dari Dinas PMD Sumbar yang mendampingi wakil rakyat ini Kadis PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM., Kabid Pemerintahan Desa Azwar, SE.,M.Si., Sekretaris Dinas PMD Drs. Armeyn dan Kasi Kelembagaan/Perangkat Nagari Firmanto, SIP (03)

Share on:

Pengumuman

Kamis, 23 Juli 2020 | 10:56:51 WIB

Maklumat pelayanan informasi publik ..


Kamis, 12 April 2018 | 09:22:45 WIB

Maklumat Sekretariat DPRD Provinsi..


Download

Artikel Terbaru